Selamat Datang di Galaksi. . . Selamat Belajar. . . Semoga Bermanfaat. . .Salam Galaksi. . .
Tampilkan postingan dengan label Materi Pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pramuka. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

Peta Pita

 PETA PITA
     Peta pita adalah suatu gambaran daerah yang dilewati pada suatu perjalanan secara runtut yang dituangkan dalam gulungan kertas yang panjang sehingga menyerupai pita. Seperti pengertiannya, tujuan pembuatan peta pita ini adalah untuk menggambarkan keadaan daerah yang dilalui dalam perjalanan dari suatu tempat ke tempat lainnya.
Peralatan yang dipersiapkan dalam pembuatan peta pita ini adalah :
1. Kompas
2. Kertas / gulungan kertas
3. Penggaris panjang
4. Pensil
5. Papan jalan/ papan ujian
        Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan peta pita :
1. Penentuan Skala
Skala yang digunakan dalam peta pita harus tepat sehingga dapat menggambarkan kondisi daerah pada jarak tertentu secara benar.

2. Pembuatan Keterangan
Keterangan adalah simbol mengenai apa-apa yang dilihat selama melakukan perjalanan baik yang ada disebelah kiri maupun yang ada di sebelah kanan, yang perlu digambarkan adalah tanda-tanda berupa bangunan-bangunan penting atau suatu daerah yang mencolok.

3. Penulisan Arah Utara, Jarak, dan Waktu
Arah utara digambarkan sesuai dengan arah utara kompas. Jarak dituliskan berdasarkan ukuran yang ada dengan skala yang sudah ditentukan. Untuk waktu bisa dilihat dengan jam sesuai saat berangkat dan tiba di setiap belokan.

       Dalam pembuatan peta pita setiap berganti arah hendaknya dibidik pula berapa derajat perbelokan arahnya dengan kompas. Berikut adalah contoh pembuatan peta pita:


Berikut contoh keterangannya:








Selasa, 13 Mei 2014

Morse

MORSE
Morse sebenarnya nama orang Amerika yang menemukan sebuah cara agar setiap manusia dapat saling berhubungan. Penemu tersebut adalah Samuel F. B. Morse. Cara tersebut ditemukannya pada tahun 1837 tetapi baru dapat diterima untuk dipergunakan di seluruh dunia tahun 1851 dalam Konferensi Internasional.

Semboyan morse dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :
1. Suara, yaitu dengan menggunakan peluit
2. Sinar yaitu dengan menggunakan senter
3. Tulisan yaitu dengan menggunakan titik (.) dan setrip (-)
4. Bendera yaitu dengan bendera morse.
Berikut ini adalah kode morse yang telah disepakati bersama.
A: ._
B: _...
C: _._.
D: _..
E: .
F: .._.
G: _ _.
H: ....
I: ..
J: ._ _ _
K: _._
L: ._..
M: _ _
N: _.
O: _ _ _
P: ._ _.
Q: _ _._
R: ._.
S: ...
T: _
U: .._
V: ..._
W: ._ _
X: _.._
Y: _. _ _
Z: _ _..

Cara menghafal Morse

Terkadang kita kesulitan menghafal isyarat morse, berikut ini tips menghapal morse dengan cepat. Lihat gambar di bawah ini :

Petunjuk Penggunaan :
1. Gambar di atas terbagi menjadi dua bagian, kanan, dan kiri.
2. Cara membacanya dari atas ke bawah.
3. Blok 
putih menunjukkan kode titik ( . ) dan blok hitam kode strip ( - ).
4. Contoh sebelah kiri: Jika isyarat menunjukan satu kali 
putih sama dengansatu kali titik artinya huruf E.
Contoh lain : ( dibaca dari atas, ya ) putih-putih-putih-putih artinya 
4 titik ( …. )
Berarti 
huruf H.
Contoh lagi : hitam-hitam-putih artinya 
2 strip 1 titik ( - – . ) berarti huruf G
5. Ingat blok sebelah kiri selalu diawali dengan blok Titik ( Putih ) dan blok kanan selalu diawali dengan blok strip ( Hitam ).

Kamis, 08 Mei 2014

Semaphore

SEMAPHORE
  1. Pengertian dan Sejarah Singkat
Semaphore adalah suatu alat/ cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 buah bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm.
Semaphore ditemukan oleh Claude Chappe.

Warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning, dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya.
Bendera tersebut diikatkan pada sebuah tongkat dengan panjang kurang lebih 60 cm. Penggunaan tongkat ini merupakan perpanjangan tangan dari pengirim maupun penerima berita.
Dalam pelaksanaannya semboyan ini dilakukan dengan gerakan, sehingga agar penerima dapat melihat dengan jelas pengirim harus menghindarkan diri dari sesuatu yang dapat menghalangi pandangan penerima.
Kelemahan dari penggunaan semboyan ini antara lain:
  • hanya dapat dilakukan dengan bendera
  • hanya dapat dilakukan pada siang hari
  • hanya untuk jarak dekat/ tidak begitu jauh
  1. Huruf Semaphore

  1. Tata Cara Pelaksanaan
Dalam semaphore ada cara tersendiri untuk berkomunikasi. Sebelum mempelajari tata cara penyampaian beritanya kita akan mempelajari cara memegang bendera dan sikap siap terlebih dahulu.
Cara Memegang Bendera
Untuk memegang bendera Semaphore sebenarnya bisa saja dipegang pada tongkatnya saja, akan tetapi dengan seperti itu apabila pengikatan bendera tidak kencang maka dimungkinkan kedua tali bendera akan saling mendekat sehingga bendera tidak berkibar.
Untuk amannya, ada cara tersendiri. Yaitu dengan menyelipkan jari telunjuk pada sela-sela bendera dan tongkat dan dikaitkan pada tali bendera Semaphore.
Sikap Siap
Cara melakukan sikap siap adalah sebagai berikut:
  • Sikap badan dan kaki seperti sikap siap pada PBB.
  • Kedua tangan disilangkan di depan paha dengan tangan kanan berada di depan.
  • Posisi ujung bendera berada dibawah.
  • Yang disilang kan tidak hanya sampai pada tiang, namun hingga kedua tangan bersilangan.
Setelah mempelajari dasar-dasar di atas, selanjutnya kita akan mempelajari tata caranya. Tata urutannya adalah sebagai berikut:
  1. Pengirim memberikan isyarat untuk meminta perhatian, sehingga penerima bersiap untuk menerima berita. Yaitu dengan mengulang-ulang huruf U-R.
  2. Ketika penerima sudah siap menerima berita, penerima mengirimkan huruf K sebagai perintah kepada pengirim untuk memulai. Apabila penerima belum siap, penerima mengirim huruf Q.
  3. Setelah penerima siap, pengirim memulai pengiriman berita dengan per kata. Setiap selesai satu kata, pengirim kembali ke sikap siap.
  4. Penerima mengirimkan huruf C apabila satu kata telah terkirim dan mampu dimengerti. Ketika penerima belum jelas, penerima mengirim huruf I-M-I untuk mengulangi.
  5. Apabila pengirim salah dalam menyampaikan berita, pengirim mengirim huruf E dan diulang sebanyak 8 kali.
  6. Apabila pengirim telah selesai mengirim berita, pengirim memberi isyarat A-R secara terus menerus.
  7. Apabila berita dapat diterima, penerima mengirim huruf R.
Cara Mudah Menghafal Semaphore
Ada banyak cara untuk menghafalkan Semaphore. Dalam buku ini akan dibahas 3 cara, antara lain:
  1. Dengan menghafal secara langsung.
  2. Dengan menggunakan angka.
  3. Dengan pengelompokan
  1. Dengan Menghafal secara Langsung
Dalam metode ini, cara menghafal semaphore adalah dengan mengingat posisi/gerakan tangan secara satu per satu. Untuk lebih menghafalkannya bisa dilakukan dengan menghafal dari abjad A sampai Z kemudian dibalik, yaitu dari Z sampai A.
  1. Dengan Menggunakan Angka
Dalam metode ini, penghafalan dilakukan dengan menamai huruf ke dalam 2 angka.

Jadi, huruf-hurufnya sebagai berikut:
A: 01
J: 46
S: 27
B: 02
K: 14
T: 34
C: 03
L: 15
U: 35
D: 04
M: 16
V: 47
E: 05
N: 17
W: 56
F: 06
O: 23
X: 57
G: 07
P: 24
Y: 36
H: 12
Q: 25
Z: 67
I: 13
R: 26

  1. Dengan Pengelompokan
Dalam metode ini huruf semaphore dibagi menjadi beberapa kelompok. Berikut adalah cara menghafalnya:
Gerakan huruf A-G adalah yang harus diingat karena mudah dihafal.
Setelah itu kita menghafalkan gerakan huruf H, I, O dan Z, X, W karena kedua pengelompokan itu hanya berkebalikan.
Setelah itu kita harus menghafal kode-kode di bawah ini:
A membentuk K, L, M, N
B membentuk P, Q, R, S
C membentuk T, U, Y
D membentuk J, V
Dengan melihat huruf awal kita akan hanya meneruskan ke belakangnya (putaran searah jarum jam).